Penjelasan Dari Mana Pendapatan Saluran Televisi TV, Penjelasan Dari Mana Pendapatan Saluran Televisi TV

Penjelasan Dari Mana Pendapatan Saluran Televisi TV

Ilustrasi Televisi
TV atau kependekan dari Televisi adalah sebuah alat elektronik yang memungkinkan pemiliknya untuk melihat gambar serta mendengar suara yang ada di dalam saluran televisi. Saluran televisi merupakan pita frekuensi televisi yang didalamnya memuat suatu nama merek pertelevisian yang menyajikan berbagai macam program acara baik yang berupa hiburan seperti sinetron & FTV, Berita, maupun hal-hal lain yang bersifat informasi pengetahuan. Merek pertelevisian umumnya sering dikenal dengan channel, siaran, dan juga saluran. Agar lebih mudah dipahami, maka disini kita sebut saja merek pertelevisian sebagai saluran televisi.
Di Indonesia, terdapat banyak sekali saluran televisi. Ada yang besifat nasional (gratis) dan juga berbayar. Namun sekarang yang akan kita bahas adalah TV nasional alias gratis. Rata-rata jumlah saluran TV nasional saat ini ada 15 saluran. Semua saluran itu memiliki perbedaan yang mencolok baik dari segi acara, kecerahan, dan juga kemenarikan. Namun demikian, tetap saja ke 15 saluran TV itu selalu memberikan hal-hal menarik bagi para pemirsa atau penontonnya.
Tidak perduli jam berapa, bahkan di tengah malam pun, saluran televisi tetap saja ada yang mau menyajikan program-program andalannya. Padahal, semua orang tahu kalau para pemirsanya tidak membayar sama sekali alias gratis. Nah, dari sini timbullah berbagai macam pertanyaan yang sering membuat pemirsa penasaran, yaitu kenapa saluran televisi masih saja hidup sampai sekarang padahal yang nonton gratis. Kemudian, jika saluran televisi mendapatkan uang, dari mana pula mereka mendapatkannya?
Saluaran televisi didirikan oleh perusahaan yang memiliki banyak karyawan yang bekerja didalamnya. Karyawan yang bekerja diperusahaan itu tentu saja digaji sebagaimana mesti karyawan pada umumnya. Jika begitu kenapa perusahaan yang selalu menggaji karyawannya itu tidak bangkrut? Perusahaan saluran pertelevisian sebenarnya tidak bangkrut sebab sesungguhnya perusahaan itu memiliki pendapatan yang didapat dari saluran televisinya. Ya, program acara televisi yang mereka sajikan kepada kita memang gratis akan tetapi bukan berarti perusahaan tidak mendapatkan pendapatan darinya.
Perusahaan televisi bisa hidup sampai sekarang, karena ia mendapatkan pendapatan uang dari iklan. Iklan di televisi memiliki pengertian yaitu pesanan atau pemberitahuan mengenai suatu produk, tempat usaha, jasa kepada para pemirsa supaya mereka tertarik untuk membeli atau memakai suatu hal yang ditawarkan. Iklan memiliki banyak sebutan atau istilah lain seperti sponsor, pariwara, promosi, advertiseiment (Ad) dan lainnya.
Untuk memasang iklan di Televisi, maka sebuah perusahaan produk, jasa, atau tempat usaha harus menghubungi pihak televisi. Tujuannya, kemungkinan untuk mengatur hal yang berkaitan dengan iklan, seperti berapa harga iklan per sekian detik, kapan iklan akan di munculkan, di program acara apa iklan akan dimunculkan dan sebagainya.
Iklan yang biasa tampil di tv umumnya berkisaran detik dan untuk perdetiknya itu konon harganya bisa sampai berjuta-jutaan rupiah, tergantung jadwal dan di sela program acara apa iklan ditampilkan. Saking mahalnya, ngak heran kalau tidak sembarang orang yang mau memasang iklan di Tv. Biasanya hanya perusahaan-perusahaan, pejabat-pejabat, organisasi, atau lembaga negara saja yang sering memasang iklan di TV.
Iklan Tv bisa dilihat saat suatu program acara TV saat sedang dijeda. Di saat ini pemirsa akan dihadapkan dengan berbagai macam video iklan yang biasanya diulang-ulang. Hal ini wajar, karena video iklan tersebut dibuat dengan biaya yang tak sedikit, terlebih jika iklan itu dibuat dengan desain dan efek keren dan juga dibintangi oleh orang ternama, seperti artis.
Selain di saat jedanya suatu program acara, iklan juga bisa ditemui di dalam program acara itu sendiri. Seperti halnya seorang artis & host menggunakan suatu produk, penampakan iklan dipapan reklame di program acara seperti sinetron & FTV, dan sebagainya. Tak henti sampai di situ, sebenarnya masih banyak lagi cara penempatan iklan yang dilakukan oleh saluran televisi, seperti diantaranya, kuis berhadiah, teks berjalan dibawah (berkaitan dengan produk, jasa, usaha), atau juga bisa ucapan seperti “acara ini dipersembahkan oleh dan didukung oleh”. Semua ini merupakan jenis iklan yang seharusnya perlu kita ketahui.
Nah, sekarang bagaimana? Apakah Anda paham darimana asal pandapatan suatu saluran televisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX583F683C10585